SEKILASHABAR.COM, BANJARMASIN – Peristiwa tenggelamnya seorang remaja di kawasan Kampung Sasirangan, Sungai Martapura, Banjarmasin, dipastikan berkaitan langsung dengan penemuan
jenazah di alur Pelabuhan Martapura Baru pada Senin siang (20/4/2026) sekitar pukul 12.53 WITA.
Informasi awal kejadian diterima pada Sabtu malam (18/4/2026) sekitar pukul 20.59 WITA. Laporan tersebut segera ditindaklanjuti oleh tim Basarnas, disusul relawan Water Rescue Alalak Selatan Banjarmasin yang melakukan persiapan menuju lokasi kejadian.

Dalam laporan internal relawan disebutkan, rekanan Water Rescue Alalak Selatan diinformasikan untuk kembali bersiap menuju lokasi kejadian orang tenggelam di Kampung Sasirangan, Sungai Mesa. Koordinasi lapangan berada di bawah Korlap/Humas Om Abdi (07 WR).
Korban diketahui bernama Muhammad Jaini (19). Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat epilepsi. Dua saksi di lokasi menyebutkan korban sempat berada di tepi sungai sebelum diduga mengalami kejang dan terjatuh ke air hingga tidak muncul kembali ke permukaan.
Proses pencarian langsung dilakukan sejak malam hari di sekitar titik awal kejadian. Sejumlah unsur terlibat dalam operasi tersebut, di antaranya Perintis, Swadek Rescue, BPBD Kota Banjarmasin, Basarnas, Borneo Rescue Banjarbaru, serta relawan gabungan lainnya. Armada speed boat Anggun X Water Rescue juga turut bergerak menuju lokasi untuk memperkuat pencarian.
Pada malam hari sekitar pukul 22.33 WITA, upaya penyelaman sempat dihentikan sementara karena kondisi arus sungai yang cukup deras dan faktor cuaca yang tidak mendukung. Pencarian kemudian difokuskan pada penyisiran permukaan menggunakan perahu karet dan rescue board.
Selanjutnya, dalam perkembangan operasi pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 15.00 WITA, tim Water Rescue kembali menghentikan pencarian bawah air. Keputusan tersebut diambil karena kondisi arus balik sungai yang semakin deras serta pertimbangan keselamatan dan keterbatasan waktu penyelaman.
Pencarian kemudian dilanjutkan di permukaan air oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Perintis, serta relawan lainnya yang masih bertahan di lokasi kejadian. Laporan perkembangan ini disampaikan oleh Korlap 07 WR bersama 09 KGE Kalsel.
Hingga akhirnya, pada Senin (20/4/2026) pukul 12.53 WITA, sesosok jenazah laki-laki ditemukan di alur sungai kawasan Pelabuhan Martapura Baru. Penemuan tersebut sempat diduga sebagai kejadian terpisah. Namun setelah proses identifikasi, dipastikan bahwa jenazah tersebut merupakan korban yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Kampung Sasirangan.
Proses evakuasi dipimpin oleh Kanit Gakkum Satpolairud Polresta Banjarmasin dengan melibatkan tim gabungan. Sejumlah rekanan relawan seperti Gamer Yuka, BPK HBM, serta unsur lainnya turut membantu di lokasi. Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan unit Gamer Yuka menuju kamar jenazah RS Ulin Banjarmasin, sebagaimana disampaikan oleh relawan 014 Rescue Kamboja City.
Pihak keluarga korban telah berada di kamar jenazah dan melakukan proses identifikasi yang mengonfirmasi identitas korban.
Peristiwa ini diduga berkaitan dengan kondisi kesehatan korban yang mengalami kejang saat berada di tepi sungai. Korban diduga terbawa arus hingga akhirnya ditemukan di lokasi yang cukup jauh dari titik awal kejadian. Dengan demikian, dipastikan bahwa laporan orang tenggelam dan penemuan jenazah merupakan satu rangkaian peristiwa yang sama.


















